PENGARUH BRIDGING EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE DI RS BETHESDA YOGYAKARTA

  • Tri Wahyuni Ismoyowati STIKES Bethesda Yakkum

Abstract

Latar belakang: Stroke merupakan penyebab kecacatan pertama dan penyebab kematian ketiga setelah penyakit jantung coroner dan kanker. Gejala sisa stroke banyak menyebabkan kecacatan permanen (Hinkle & Cheever, 2014). Lewis, et, al (2011) menyatakan bahwa stroke dapat mengakibatkan hilangnya fungsi motorik. Fungsi motorik tersebut dapat ditingkatkan dengan adanya latihan aktif dari pasien (Smith, 2008), salah satu bentuk latihan ini adalah bridging exercise. Tujuan penelitian ini adalah menganalis pengaruh latihan Bridging Exercise terhadap perubahan kekuatan otot pada pasien Stroke. Metode Penelitian: menggunakan quasi eksperimental design dengan pretest-posttest control group design.  Populasi dalam penelitian ini adalah 30 pasien Stroke di RS Bethesda yang dirawat pada bulan Oktober 2018, terdiri dari kelompok intervensi Bridging Exercise 15 responden dan kelompok kontrol 15 responden. Hasil Penelitian: uji beda two related samples t-test didapatkan p=0,000 , artinyaBridging Exercise memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap perubahan kekuatan otot. Latihan Bridging Exersice (BE) yang dilakukan pada pasien stroke 1 kali sehari dengan 8 kali repetisi dilakukan selama satu minggu. Penelitian ini diharapkan dapat pengembangan pelayanan pada pasien stroke di Indonesia dan menjadi dasar dalam penyusunan Standard Operating Procedure (SOP).

Kata Kunci : Bridging Exercise, stroke, kekuatan otot

 

ABSTRACT

Background: stroke is the first cause of disability and the third leading cause of death after coronary heart disease and cancer. The sequelae of stroke cause permanent disability. (Hinkle & Cheever, 2014). Lewis, et, al (2011) states that a stroke can result in loss of motor function. Motor function can be improved by active exercise from the patient ( Smith, 2008 ), one form of he exercise is bridging exercise. The goal of this research is to analyze the effect of bridging exercise  on changes in muscle strength in stroke patients. Research methods: with quasi eksperimental, pretest-posttest control group design. The population in this research was 30 stroke patients at the Bethesda Hospital who were treated in October 2018, consist of a bridging exercises intervention group of 15 respondents and a control group of 15 respondents. Research result: different test two related samples t-test obtaining p=0,000 , that means bridging exercises give out the better result on changes in muscle strength. Bridging Exercises ( BE ) performed on stroke patients once a day with 8 repetitions performed for a week. This research is expected to be able to develop services in stroke patients in Indonesia and become the basis for the preparation of  Standard Operating Procedure.

Keyword: Bridging Exercise, stroke, muscle strength

Published
2019-09-11