EVALUASI KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN ASSESSMENT ULANG NYERI MENGGUNAKAN CRITICAL PAIN OBSERB TOOL (CPOT)

Authors

  • Heri Saputro Stikes Bethesda Yakkum Yogyakarta
  • Rina Anjarwati

DOI:

https://doi.org/10.35913/jk.v8i1.183

Keywords:

reassessment - CPOT – nurse compliance

Abstract

ABSTRACT

 

Background: Pain reassessment with CPOT in ICU of Bethesda Hospital was effectively carried out in 2018. The implementation has not been routinely carried out and only carried out by nine nurses from 19 ICU nurses; there for the internal audit results on the quality of nursing care about pain management in October 2018 was 51% of the target of 100%. Objective: To conduct a descriptive evaluation of nurses' compliance in re-assessing pain using CPOT in ICU of Bethesda Hospital in 2019. Method: This study used a qualitative design with a phenomenological approach and sampling with a purposive sampling approach. This research was conducted with interview techniques to five participants. Data analysis used thematic analysis. Results: The results of this study indicate the majority of nurses' knowledge have not understood the parameters and interpretations of pain reassessment assessment using CPOT. The behavior of nurses in reassessing pain using CPOT is not in accordance with the SPO, not all nurses are involved with personal constraints yet all understand the reassessment of pain using CPOT, forgetfulness, room hassles and lack of commitment. Supervision of the head of the room has not been done routinely. Conclusion: The implementation of pain reassessment using CPOT in ICU of  Bethesda Hospital in 2019 was not in accordance with SPO, not all nurses were involved because not all nurses understood CPOT, forgot, room hassles, lack of nurse commitment and supervisory leadership had not been routinely done. Suggestion: Bethesda Hospital is suggested to revise the CPOT form, re-socialize the pain reassessment using CPOT for nurses and improve the surveillance system of the head and head of the room.

Keywords: reassessment - CPOT – nurse compliance

References

Kuntono. (2011). Nyeri secara umum dan osteoarthritis lutut dari segi aspek fisioterapi. Surakarta: Muhammadiyah University Press. Diakses pada tanggal 8 Agustus 2019 jam 05.30 WIB dari http://eprints.ums.ac.id.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Pedoman HCU dan ICU Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Husin, A. T. M. (2018). Pengaruh pelatihan penerapan standar operasional prosedur (SOP) pemasangan infus terhadap pengetahuan perawat di RSUD DR. H. Abdul Moeloek provinsi Lampung. Diakses pada tanggal 4 Maret 2020 jam 21.30 WIB dari https://repository.unimus.ac.id.

Kosim. (2015). Prinsip dan strategi pembelajaran menghadapi lupa perspestik psikologi pendidikan islam. Diakses pada tanggal 8 Februari 2020 jam 01.30 WIB dari https://scholar.google.com

PMK nomor 40. (2017). Pengembangan jenjang karir professional perawat klinis. Diakses pada tanggal 27 Februari 2020 jam 21.00 dari https://hukor.kemenkes.go.id.

Amran. (2019). Pengaruh pelatihan manajemen nyeri terhadap peningkatan kompetensi perawat di Puskesmas Pejuang Bekasi Barat. Diakses pada tanggal 23 Februari 2020 jam 05.00 WIB dari https://journal.ipm2kpe.or.id. E-ISSN: 2581 -1975. p – ISSN: 2597 - 7482

Nurdiana. (2017). Penerapan fungsi manajemen kepala ruang dalam pengendalian mutu keperawatan. Diakses pada tanggal 3 Februari 2020 jam 17.29 WIB dari https://scholar.google.co.id.

Sirait, F. L. R. (2019). Penerapan pengkajian dalam proses keperawatan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan klien. Diakses pada tanggal 9 Februari 2020 jam 08.00 WIB dari https://osf.io.

Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 38 tahun 2014. Keperawatan. Diakses pada tanggal 1 April 2019 jam 03.00 WIB dari https://simforeg.litbang.depkes.go.id.

Nazirah, R., & Yuswandi. (2017). Perilaku perawat dalam penerapan manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di Aceh. Diakses pada tanggal 4 Februari 2020 jam 17.00 WIB dari https://jurnal.unisyiah.ac.id.

Fauzia. (2018). Pengaruh faktor individu terhadap kepatuhan perawat dalam melaksanakan hand hygiene. Diakses pada tanggal 21 April 2019 jam 00.13 WIB dari www.jurnal.unsyiah.ac.id. Jurnal Ilmu Keperawatan 6:1. ISSN: 2338-6371, e-ISSN 2550-018X.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Yusuf, R. M., & Syarif. (2018). Komitmen organisasi: Definisi, dipengaruhi dan mempengaruhi. Makasar: Penerbit Nas Media Pustaka. Diakses pada tanggal 23 Februari 2020 jam 21.10 WIB dari https://ebook.google.co.id.

Amalia. (2016). Faktor – faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan tenaga kesehatan melakukan cuci tangan (Studi kasus di instalasi rawat inap Rajawali RSUP DR. Kariadi Semarang). Diakses pada tanggal 30 Januari 2020 dari https://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm. Jurnal Kesehatan Masyarakat vol 4 No 3 (ISSN: 2356 – 3346).

Sudarta,W., Rosyidi, I., & Susilo, E. (2019). Manajemen keperawatan. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Published

2020-09-14