Studi fenomenologi: faktor pencetus perceraian pada perempuan usia muda
Keywords:
Divorce, Factor that trigger divorceAbstract
Perceraian adalah peristiwa yang tidak hanya mengakhiri hubungan pernikahan tetapi juga memberikan dampak emosional yang mendalam, terutama bagi perempuan usia muda. Beberapa faktor penyebab perceraian adalah judi online dan KDRT. Dalam proses menghadapi perceraian, perempuan sering kali mengalami respon berduka yang kompleks sebagai akibat dari kehilangan hubungan, harapan, dan masa depan yang telah direncanakan bersama pasangan. Respon berduka ini mencakup five stages of grieving, seperti denial, anger, bargaining, depression, acceptance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencetus terjadinya perceraian. Metode penelitian ini menggunakan metode studi fenomenologi. Penelitian ini menekankan pada faktor pencetus perceraian yang dialami perempuan usia muda. Partisipan terdiri dari lima perempuan usia muda yang sedang mengurus perceraian. Data dikumpulkan melalui proses wawancara, dan observasi, kemudian hasil verbatim dianalisis dan dikategorikan. Hasil analisis menunjukkan faktor pencetus perceraian terbanyak yang dialami partisipan adalah judi online dan KDRT.
References
ADDIN Mendeley Bibliography CSL_BIBLIOGRAPHY Abror, K. (2016). Hukum Perkawinan dan Perceraian Cetakan Pertama.
Arindah Fitriyani, N. S. E. P. N. (2023). PENERAPAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK SELFMANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAGI SISWA KORBAN BROKEN HOME di MTs NU TERATE GRESIK. Jurnal ISLAMIKA, 6(1), 5–24.
Cabılar, B. Ö., & Yılmaz, A. E. (2022). Divorce and post-divorce adjustment: Definitions, models and assessment of adjustment. Psikiyatride Guncel Yaklasimlar, 14(1), 1–11.
Ibrahim, M. (2018). Membedah Tingginya Angka Perceraian di Lingkungan Peradilan Agama dan Upaya Penanggulangannya. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(2), 79. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i2.1379
Karlina, N., Inayah, S. N., & Uthami, P. G. (2018). Hubungan Tingkat Disabilitas Pasien Stroke Dengan Respon Berduka Keluarga Di Ruang Rawat Inap Rsd Gunung Jati Kota Cirebon. Jurnal Kesehatan Mahardika, 5(1), 49–56. https://doi.org/10.54867/jkm.v5i1.38
Khoerunisa, D., Nurahmadi, I., Sari, J. A., Wianti, S., & Siregar, Y. E. Y. (2024). Judi Online sebagai Faktor Penyebab Permasalahan Perceraian di Kabupaten Bekasi. Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(2), 63–70. http://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura
Kusmardani, A., & Safe’i, A. (2022). Faktor-faktor penyebab perceraian dalam perspektif hukum keluarga antar mazhab islam dan realita sosial. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 3(3), 176–194.
Merdiko, C. P. K., & Ratnasari, V. (2022). Logistic Regression untuk Kasus Data Imbalanced ( Studi Kasus : Jenis Perceraian di Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Sains Dan Seni Its, 11(2), 204–211. http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni/article/view/73409
Purnamasari, I. A. (2019). Layanan Bimbingan Konseling Keluarga Untuk Meminimalisasi Angka Perceraian. Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, Dan Psikoterapi Islam, 7(1), 41–60. https://doi.org/10.15575/irsyad.v7i1.884
Puspitawati, A., Mauliddina, S., Aliffia, S., Kusumawardani, D. D., & Amalia, R. (2021). Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Angka Perceraian Pada Masa Pandemi Covid-19: a Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 10–17. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i3.1886
Tasya Jadidah, I., Milyarta Lestari, U., Alea Amanah Fatiha, K., Riyani, R., & Ariesty Wulandari, C. (2023). Analisis Maraknya Judi Online di Masyarakat. JISBI: Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia, 1(1), 20–27.






