EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK LANGGAM JAWA DAN MUSIK ALAM TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DALAM DARAH PADA ORANG DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBANAN KLATEN TAHUN 2019

  • Nimsi Melati STIKES Bethesda Yakkum
  • Yan Castika STIKES Bethesda Yakkum

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa tinggi (hiperglikemia). Untuk mengatasi kadar gula yang tinggi dapat dilakukan terapi psikologis dengan cara hipnoterapi, imajinasi terbimbing dan terapi musik. Tujuan : Mengetahui efektifitas terapi musik langgam jawa dan musik alam terhadap perubahan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Prambanan Klaten tahun 2019. Metode : Jenis penelitian ini quasi eksperimental dengan time series design. Populasi orang dengan DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Prambanan Klaten berjumlah 120 penderita. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan simple random sampling sebanyak 54 orang. Analisis data menggunakan Mann-Whitney dengan komputerisasi. Hasil : Hasil uji mann-whitney didapatkan hasil p value sebesar 0.000 (P value < 0,05). Terjadi penurunan nilai mean sesudah terapi musik langgam jawa sebesar 46,59 dan musik alam sebesar 24,52. Kesimpulan : Terapi musik langgam jawa lebih efektif dibandingkan dengan terapi musik alam terhadap perubahan kadar gula darah pada orang dengan DM tipe II di wilayah kerja Puskesmas Prambanan Klaten tahun 2019. Saran : Kepada Puskesmas Prambanan Klaten dapat menerapkan penggunaan terapi musik langgam jawa untuk membantu penurunan kadar gula darah pada pasien DM.

 

Kata Kunci : Diabetes Mellitus Kadar Gula Darah - Musik Langgam Jawa – Musik Alam

 

ABSTRACT

 

Background: Diabetes mellitus (DM) is a disease characterized by high levels of hyperglycemia. To overcome high sugar levels psychological therapy can be done by means of hypnotherapy. Objective: To find out the effectiveness of Javanese musical style and natural music on glucose levels in people with type II diabetes mellitus in the working area of ​​Prambanan Klaten Health Center in 2019. Method: This type of research is quasi experimental with a time series design. The population in this study was type II DM patients in the work area of ​​Prambanan Klaten Community Health Center with 120 sufferers. The sampling technique used was purposive sampling and simple random sampling of 54 people. Data analysis using Mann-Whitney with computerization. Results: The results of the Mann-Whitney test are obtained as a result of p value of 0,000 (P value < 0,05).There was a decrease in the mean value after music therapy in Java style at 46.59 and natural music at 24.52. Conclusion: Javanese music therapy is more effective than natural music therapy for glucose levels in people with type II DM in the working area of ​​Prambanan Klaten Health Center in 2019. Suggestion: Prambanan Klaten Community Health Center can apply the use of Javanese music therapy to help reduce glucose levels in DM patients.

 

Keywords: Diabetes Melitus - Glucose Level - Javanese Music - Natural Music

 

Published
2019-09-11