KOMBINASI SEMI-FOWLER & LATIHAN NAPAS: SOLUSI CEPAT UNTUK DISTRES PERNAPASAN ASMA DI IGD
Abstrak
Asma adalah penyakit kronis saluran napas yang ditandai inflamasi, bronkokonstriksi, dan peningkatan produksi lendir, menyebabkan sesak, frekuensi napas meningkat, dan saturasi oksigen menurun. Eksaserbasi yang tidak tertangani dapat memicu hipoksemia dan gagal napas. Prevalensi global mencapai 339 juta kasus, sedangkan Indonesia 1,6% dengan kekambuhan 58,3%. DIY memiliki prevalensi tertinggi 3,5%, dan RS Bethesda mencatat kunjungan asma 18–27% dalam tiga bulan terakhir. Intervensi nonfarmakologis seperti posisi semi-fowler dan latihan napas dalam efektif meningkatkan ventilasi, saturasi oksigen, dan mengurangi sesak. Menilai efektivitas kombinasi posisi semi-fowler dan latihan napas dalam terhadap frekuensi napas dan saturasi oksigen pasien asma di IGD RS Bethesda Yogyakarta.Studi kasus deskriptif ini mengeksplorasi asuhan keperawatan gawat darurat pada seorang anak (9 tahun) dengan asma bronkial di IGD RS Bethesda Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui pengkajian ABCDE, observasi, dan rekam medis. Intervensi berupa posisi semi-Fowler dan latihan napas dalam diberikan selama 15 menit sesuai standar operasional prosedur. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan frekuensi napas dan saturasi oksigen sebelum serta sesudah tindakan berdasarkan prinsip evidence-based practice. Kombinasi kedua intervensi menurunkan RR dari 24 menjadi 22 x/menit dan meningkatkan SpO₂ dari 93% menjadi 96% pada intervensi pertama, serta menurunkan RR dari 23 menjadi 20 x/menit dan meningkatkan SpO₂ dari 96% menjadi 98% pada intervensi kedua. Rata-rata, RR turun 2,5 x/menit dan SpO₂ meningkat 2,5%, menunjukkan peningkatan ventilasi dan oksigenasi yang konsisten. Pada pasien usia 9 tahun, posisi semi-fowler dan latihan napas dalam selama 15 menit terbukti aman, mudah diterapkan, dan efektif menurunkan frekuensi napas serta meningkatkan saturasi oksigen. Intervensi ini dapat menjadi strategi pendukung dalam manajemen asma anak.
