HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN IBU DENGAN PERAWATAN DEMAM ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAPTOSARI GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA 2018

  • Indah Prawesti STIKES Bethesda Yakkum

Abstract

Latar Belakang : Demam merupakan manifestasi klinis dari sebagian besar 10 besar penyakit yang terjadi di Indonesia dan merupakan alasan paling umum bagi orang tua membawa anaknya ke rumah sakit atau pelayanan kesehatan profesional lainnya. Intervensi pendidikan kesehatan kadang berhasil untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang perawatan demam pada anak, namun ketakutan orang tua terhadap demam pada anaknya masih tetap ada. Salah satu penghalang meluasnya keberhasilan intervensi pendidikan ini adalah ketidakadekuatan literasi kesehatan pada orang tua

Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan literasi kesehatan ibu dengan perawatan demam pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Saptosari Gunungkidul Yogyakarta Tahun 2018.

Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan merupakan penelitian survey analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan 45 responden.

Hasil Penelitian : Hasil uji statistic diperoleh hasil nilai p value = 0,275 (yang berarti  tidak ada hubungan antara literasi kesehatan ibu dengan perawatan demam pada anak balita).

Kesimpulan dan Saran : tidak ada hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan ibu dengan perawatan demam pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Saptosari, Gunungkidul Yogyakarta. Sebaiknya dilakukan penelitian selanjutnya mengenai faktor yang terkait perawatan demam pada anak balita.

                   

Kata Kunci : literasi kesehatan, perawatan demam

 

ABSTRACT

 

Background: Fever is a clinical manifestation of most of the 10 diseases that occur in Indonesia and is the most common reason for parents taking their children to the hospital or other professional health services. Health education interventions have sometimes succeeded in increasing parents 'knowledge about treating fever in children, but parents' fever phobia still persists. One barrier to the widespread success of this educational intervention is the inadequacy of health literacy in the parent

Objective: This study aims to determine the relationship of maternal health literacy with treatment of fever in under five children in the Work Area of ​​Saptosari Public Health Center Gunungkidul Yogyakarta in 2018

Methods:. This study uses a correlational analytic survey research with cross sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling with 45 respondents.

Result: The results of the statistical test results obtained p value = 0.275 (which means there is no relationship between maternal health literacy with treatment of fever in children under five).

Conclusion and Reccomendation: there is no significant relationship between maternal health literacy and treatment of fever for children under five in the Saptosari Community Health Center, Gunungkidul, Yogyakarta. Further research should be conducted regarding the factors associated with treatment of fever in children under five.

 

Keywords: health literacy, fever treatment

Published
2019-09-11