HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN FEAR OF FAILURE PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Keywords:
kecerdasan emosional; fear of failure; mahasiswa tingkat akhirAbstract
Mahasiswa tingkat akhir menghadapi berbagai permasalahan dalam penyelesaian tugas akhir yang berdampak pada motivasi dan kesehatan mental. Skrining terhadap 100 mahasiswa menunjukkan 77 mahasiswa mengalami fear of failure. Kecerdasan emosional diperlukan untuk membantu mahasiswa mengelola emosi dan tekanan akademik secara adaptif. Rendahnya kecerdasan emosional dapat memicu fear of failure, yaitu kecemasan terhadap kemungkinan kegagalan yang menimbulkan keraguan diri dan penghindaran tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan fear of failure pada mahasiswa tingkat akhir STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 51 mahasiswa menggunakan stratified random sampling. Instrumen berupa skala kecerdasan emosional dan skala fear of failure dengan analisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil menunjukkan mayoritas responden perempuan, berusia 21 tahun, dan berasal dari program studi Sarjana Keperawatan. Seluruh responden memiliki kecerdasan emosional kategori sedang dan sebagian besar fear of failure kategori sedang. Nilai p-value lebih besar dari tingkat signifikasi, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan fear of failure pada mahasiswa tingkat akhir STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dukungan sosial, beban akademik, dan kesiapan kerja yang berpotensi memengaruhi fear of failure.
