HUBUNGAN PENGGUNAAN INSTAGRAM DENGAN KECEMASAN TERHADAP BULLYING PADA REMAJA
Abstract
Latar Belakang: Instagram merupakan salah satu media sosial yang popular, remaja merasa cemas dan takut setelah mengakses pemberitaan Instagram terkait bullying. Dua dari 10 remaja pernah mengalami kejadian bullying dengan body shaming dari foto yang mereka unggah di akun instagramnya. Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan Instagram dengan tingkat kecemasan mengenai bullying pada remaja di salah satu SMP N di Gunungkidul. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 192, dengan teknik pengambilan sampel proposive sampling sebanyak 48 responden, instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Uji statistic menggunakan Spearman Rank Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (56.3 %), dan sebagian besar berusia 13 tahun (68.8%), remaja menggunakan Instagram sangat sering (91.7%) dan tingkat kecemasan sedang (41.7 %). Uji sperman rank diperoleh P value 0.112. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara penggunaan instagram dengan tingkat kecemasan mengenai bullying pada remaja disalah satu SMPN di Gunung Kidul.Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti tentang faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan terhadap kejadiaan bullying.
