PENGARUH DIIT EKSTRA PUTIH TELUR TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESARIA DI RUMAH SAKIT PANTI WILASA SEMARANG

Penulis

  • Nunung Yulianah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta, Indonesia
  • Mei Rianita Elfrida Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Diit; Ekstra Putih Telur; Penyembuhan Luka; Sectio Caesaria.

Abstrak

Sectio Caesaria merupakan suatu pembedahan dengan membuka dinding perut dan dinding uterus sehingga dapat terjadi infeksi dan memperlambat penyembuhan luka. Studi pendahuluan di RS Panti Wilasa Semarang menunjukan angka infeksi luka operasi (ILO) 0,91%. Protein merupakan nutrisi penting dalam penyembuhan luka yang terdapat dalam putih telur. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh diit ekstra putih telur dengan penyembuhan luka post sectio caesaria. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif pre experiment design dengan pretest-osttest without control group. Populasi penelitan berjumlah 63 dan sampel yang digunakan berjumlah 38 ibu post-SC hari ke-2, dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan alat ukur lembar observasi diit ekstra putih telur dan lembar observasi luka dengan skala REEDA. Hasil penelitian menunjukkan ρ-value 0,000 (p<0.05) artinya ada pengaruh diit ekstra putih telur dengan penyembuhan luka post sectio caesaria di RS Panti Wilasa Semarang.

Diterbitkan

2025-08-22

Citation Check