MENGUNGKAP DETERMINAN PERNIKAHAN DINI: STUDI PADA WANITA USIA SUBUR DI KECAMATAN BULIK
Kata Kunci:
pernikahan dini; motivasi; pendidikan; pendapatan; dukungan keluarga.Abstrak
Latar belakang: Pernikahan dini masih merupakan persoalan kesehatan dan sosial di Indonesia. Perkawinan yang terjadi sebelum usia 19 tahun dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi, putus sekolah, tekanan psikologis, serta ketidakstabilan ekonomi. Tingkat pendidikan, pendapatan, dan dukungan keluarga diduga menjadi faktor yang memengaruhi motivasi wanita usia subur untuk menikah pada usia dini. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pendidikan, pendapatan, dan dukungan keluarga dengan motivasi pernikahan dini pada wanita usia subur di Kecamatan Bulik Palangkaraya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 40 wanita usia subur yang menikah pada usia 16–20 tahun, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pendidikan tingkat menengah, pendapatan di bawah UMR, serta motivasi tinggi untuk menikah dini. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pendidikan (p=0,017), pendapatan (p=0,001), dan dukungan keluarga (p=0,000) dengan motivasi pernikahan dini. Kesimpulan: Pendidikan yang rendah, pendapatan yang rendah, serta dukungan keluarga yang kurang menjadi faktor penentu yang dapat meningkatkan motivasi wanita usia subur untuk melakukan pernikahan dini.
