CASE REPORT:TERAPI RELAKSASI AUTOGENIC TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI LAPARATOMI CHOLELTIASIS DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL

Penulis

  • Willy Kusuma Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta, Indonesia
  • Fransisca Winandari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta, Indonesia
  • Berta Priyantoro RS Bethesda Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kecemasan, Cholelithiasis, Terapi Relaksasi Autogenik

Abstrak

Latar Belakang : Kecemasan (ansietas) merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien pre-operasi, terutama pada tindakan bedah mayor seperti laparatomi cholelithiasis (batu empedu). Kecemasan yang tidak ditangani dapat memengaruhi stabilitas fisiologis, meningkatkan respons stres, serta berdampak pada proses pemulihan pasien. Berdasarkan hasil observasi di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, ditemukan 4 dari 6 pasien pre-operasi laparatomi cholelithiasis menyatakan perasaan takut, cemas, dan gelisah. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan adalah terapi relaksasi autogenik, yaitu teknik relaksasi berbasis autosugesti yang bertujuan menenangkan pikiran dan mengendalikan fungsi fisiologis seperti pernapasan dan denyut jantung sehingga dapat menurunkan tingkat kecemasan. Gejala Utama: Pasien pre-operasi laparatomi cholelithiasis mengalami kecemasan ringan dan belum mengetahui cara efektif untuk mengurangi kecemasan yang dirasakan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case report dengan subjek satu pasien (Tn. A) pre-operasi eksplorasi CBD (laparatomi cholelithiasis). Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen State Anxiety Inventory (STAI-S) sebelum dan sesudah pemberian intervensi terapi relaksasi autogenik. Hasil: Hasil pengukuran menunjukkan skor STAI-S sebelum intervensi sebesar 36 yang termasuk kategori kecemasan ringan. Setelah dilakukan terapi relaksasi autogenik, skor STAI-S menurun menjadi 26 dan diklasifikasikan sebagai tidak cemas. Kesimpulan : Terapi relaksasi autogenik efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi laparatomi cholelithiasis. Intervensi ini direkomendasikan sebagai terapi tambahan dalam asuhan keperawatan untuk mengatasi masalah ansietas di Instalasi Bedah Sentral.

Diterbitkan

2026-08-10

Citation Check