PENERAPAN TERAPI OKUPASI BERKEBUN UNTUK MENINGKATKAN HARGA DIRI PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DI RUANG GATOTKACA RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SURAKARTA

Penulis

  • I Gede Yoga Arinata Diploma III Keperawatan Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta , Indonesia

Kata Kunci:

harga diri rendah, terapi okupasi berkebun

Abstrak

Harga diri rendah merupakan pasien gangguan kesehatan jiwa yang menganggap dirinya tidak berharga, tidak berarti dan rendah diri yang berkepanjangan akibat evaluasi negatif terhadap diri sendiri. Hal ini menyebabkan pasien harga diri rendah sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain. Menurut data pasien harga diri rendan di RSJD Surakarta pada bulan januari 2022 terdapat 6 kasus. Bertujuan menggambarkan terapi okupasi berkebun untuk meningkatkan harga diri pada pasien harga diri rendah, mendiskripsikan kemampuan melakukan aktifitas berkebun pada pasien harga diri rendah. Metode Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan studi kasus deskriptif. Subjek strudi kasus yang digunakan dengan pendekatan asuhan keperawatan pada pasien Harga Diri Rendah. Dalam penelitian ini sampel yang diambil 1 orang dengan kriteria sampel, Instrumen menggunakan standar operasional prosedur (SOP) terapi okupasi berkebun dan lembar observasi (penilaian harga diri rendah). Berdasarkan penelitian yang di lakukan selama 3 hari di dapatkan hasil pasien mengaalami peningkatan harga diri di buktikan dengan hasil dari lembar observasi Ronseberg Self – Esteem Scale. Penerapan terapi okupasi berkebun sangat efektif di terapkan pada pasien dengan Harga Diri Rendah di RS Jiwa Daerah Surakarta.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-31

Citation Check