PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI TARIK NAFAS DALAM PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN NYERI KEPALA AKUT DI PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL
Kata Kunci:
nyeri kepala, hipertensi, nafas dalamAbstrak
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah gangguan pada sistem peredaran darah dimana ada peningkatan tekanan sistolik lebih dari 140 mmhg dan tekanan diastolik lebih dari 80 mmhg, peningkatan tekanan darah salah satunya akan menyebabkan pusing atau sakit kepala (nyeri pada kepala), sehingga dapat mempengaruhi aktivitas. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi nyeri kepala pada pasien hipertensi, salah satunya yaitu dengan pengobatan non farmakologi pemberian teknik relaksasi nafas dalam. Teknik relaksasi nafas dalam yang efektif dapat menurunkan nyeri, denyat jantung, tekanan darah, menurunkan ketegangan otot otot. Untuk menggambarkan penerapan teknik relaksasi nafas dalam pada pasien hipertensi dengan nyeri kepala akut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk Studi Kasus. Dari penerapan teknik relaksasi nafas dalam yang dilakukan pada satu responden perempuan dengan nyeri kepala hipertensi dan dilakukan selama 3 hari terjadi penurunan skala nyeri dari skala nyeri hari pertama yaitu skala sedang (6) menjadi skala sedang (4) dan pada hari ketiga skala nyeri sedang (4) menjadi skala nyeri ringan (2). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi nafas dalam dapat menurunkan nyeri kepala pada pasien hipertensi dari skala sedang ke skala ringan.
