UPAYA MENURUNKAN NYERI DENGAN TERAPI NAFAS DALAM PADA PASIEN CA MAMMAE

Penulis

  • Raras Pristyanti
  • Istiqomah

Kata Kunci:

Kanker Payudara, Terapi Nafas Dalam, Menurunkan Nyeri

Abstrak

Kanker payudara adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan fungsi nomal, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat, serta tidak terkendali. Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dari sel normal dan berakumulasi, yang kemudian membentuk benjolan atau massa. Tanda dan gejala dari kanker payudara salah satunya nyeri. Penanganan nyeri kanker payudara dapat dengan terapi nafas dalam. Terapi nafas dalam adalah pernafasan pada abdomen dengan frekuensi lambat serta perlahan, berirama, dan nyaman dengan cara memejamkan mata saat menarik nafas. Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi pemberian prosedur sebelum dan sesudah terapi nafas dalam, yang dilakukan 3 kali sehari selama 3 hari dari tanggal 27 April – 29 April 2022. Didapatkan hasil hari pertama skala nyeri 4 menjadi skala nyeri 2, hari kedua skala nyeri 4 menjadi skala nyeri 1, hari ketiga skala nyeri 3 menjadi skala nyeri 1. Hasil rata-rata skala nyeri selama 3 hari yaitu sebelum dilakukan terapi nafas dalam 1,3 dan sesudah dilakukan terapi nafas dalam 1,3. Terapi nafas dalam mampu membantu terapi farmakologi dalam menurunkan skala nyeri pada pasien kanker payudara. Dapat dijadikan sebagai alternatif untuk menurunkan nyeri dengan terapi nafas dalam untuk pengobatan secara mandiri membantu dalam mengurangi rasa nyeri pada pasien ca mammae.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-31

Citation Check