UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN DENGAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK

Penulis

  • Nanda Rahmawati
  • Istiqomah

Kata Kunci:

kecemasan, terapi relaksasi otot progresif, gagal ginjal kronik

Abstrak

Gagal ginjal kronis merupakan gangguan fungsi renal dimana tubuh gagal mempertahankan metabolism, keseimbangan cairan dan elektrolit. Permasalahan yang dialami pada pasien adalah kecemasan. Kecemasan pasien seperti kekhawatiran pada sesuatu tanpa sebab dan perasaan tidak menentu. Penanganan untuk mengatasi kecemasan pada pasien dapat dilakukuan dengan pemberian terapi relaksasi otot progresif. Teknik ini dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan karena sistem kerja saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis yang berlawanan. Saraf simpatis lebih banyak aktif ketika tubuh mengalami cemas atau tegang. Pada kondisi ini, sistem saraf simpatis akan meningkatkan detak jantung. Sebaliknya, relaksasi otot berjalan bersamaan dengan respon otonom dari saraf parasimpatis. Sistem saraf parasimpatis mengontrol aktivitas yang berlangsung selama penenangan tubuh, sehingga kecemasan akan berkurang dengan dilakukannya relaksasi progresif. Mendiskripsikan bagaimana upaya menurunkan kecemasan pada pasien gagal ginjal di Ruang Dahlia 2 RSUP Dr. Sardjito. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Pemberian prosedur terapi dengan mengukur tingkat kecemesan sebelum dan sesudah diberikan terapi 2 kali sehari selama 3 hari tanggal 25-27 juni 2022. Didapatkan hasil sebelum dan sesudah diberikan terapi pada hari pertama yaitu total skor 56 dan 48 (kecemasan berat sekali), hari kedua total skor 42 (kecemasan berat) dan 33 (kecemasan sedang), hari ketiga total skor 30(kecemasan berat) dan 24 (kecemasan sedang). Hasil rata-rata dilakukan tindakan terapi pada dijam pertama yaitu 42 dan diberikan terapi pada jam kedua yaitu 35. Terapi relaksasi otot progresif mampu membantu untuk menurunkan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-31

Citation Check