IMPLEMENTASI KOMPRES DINGIN TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN FRAKTUR PATELLA POST OPERASI ORIF RUANG CENDANA 1 RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Kompres dingin, Nyeri, post operasi frakturAbstrak
Latar Belakang: Fraktur merupakan gangguan penuh atau sebagian pada kontinuitas struktur tulang. Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringa, baik aktual maupun potensial atau yang digambarkan dalam bentuk kerusakan tersebut. Nyeri post operasi adalah salah satu masalah yang dialami pasien setelah pembedahan. Kompres dingin dapat meringankan rasa sakit. Kompres dingin menurunkan prostaglandin yang meningkatkan sensitivitas reseptor rasa sakit dan zat-zat lain pada tempat luka dengan menghambat proses inflamasi. Tujuan: Menggambarkan penerapan terapi kompres dingin terhadap penurunan intensitas nyeri akut pada pasien fraktur post operasi. Metode: Metode yang digunakan penulis yaitu studi kasus dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan intervensi kompres dingin selama 2 hari diperoleh hasil rata-rata penurunan intensitas nyeri hari pertama yaitu 1 dan hari kedua 2. Untuk hasil rata-rata selama 2 hari yaitu 1,5. Kesimpulan: Kompres dingin cukup efektif menurunkan intensitas nyeri pada pasien fraktur post operasi.
