Optimalisasi Status Kesehatan Lansia Melalui Pemeriksaan Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Skrining Geriartri di Desa Bumen Kelurahan Purbayan

Authors

  • Karina Dheo Rurry Gitani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta, Indonesia
  • Agatha Eliyana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia
  • Anggun Marsanda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia
  • Diva Oktavia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia
  • Erlyn Della Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia
  • Aprilio Rizky Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia
  • Niken Niken Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia
  • Viona Wulandari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia
  • Mei Rianita Elfrida Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda YAKKUM Yogyakarta , Indonesia https://orcid.org/0000-0002-7644-9045

Keywords:

Lansia, Skrining Geriatri, Pemeriksaan Kesehatan, Penyakit Tidak Menular, Risiko Jatuh

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan akibat proses penuaan, seperti penyakit tidak menular, penurunan fungsi fisik, gangguan kognitif, dan peningkatan risiko jatuh. Pemeriksaan kesehatan dan skrining geriatri diperlukan untuk mendeteksi masalah kesehatan secara dini sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanganan yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan status kesehatan lansia melalui pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, dan skrining geriatri di Desa Bumen RW 06 Kelurahan Purbayan. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan, skrining geriatri, edukasi kesehatan, dan konsultasi hasil pemeriksaan. Sasaran kegiatan adalah 8 orang lansia yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Skrining geriatri dilakukan menggunakan Indeks Katz, Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ), Inventori Beck, Handgrip Strength Test, dan Timed Up and Go Test (TUGT). Data dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 50% lansia memiliki riwayat hipertensi, 25% memiliki kadar gula darah di atas normal, 25% memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 12,5% memiliki kadar asam urat di atas normal. Sebagian besar lansia memiliki tingkat kemandirian yang baik, fungsi kognitif normal, kekuatan otot yang baik, serta tidak mengalami depresi. Namun, sebanyak 62,5% lansia memiliki risiko jatuh tinggi berdasarkan hasil TUGT. Seluruh peserta juga memperoleh edukasi kesehatan dan rekomendasi tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi kondisi kesehatan fisik, kognitif, psikologis, dan fungsional lansia secara dini serta meningkatkan kesadaran lansia mengenai pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.

Downloads

Published

2026-08-27

How to Cite

Dheo Rurry Gitani, K., Eliyana, A., Marsanda, A., Oktavia, D., Della, E., Rizky, A., … Sinaga, M. R. E. (2026). Optimalisasi Status Kesehatan Lansia Melalui Pemeriksaan Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Skrining Geriartri di Desa Bumen Kelurahan Purbayan. Arreta: Community Health Service Journal, 2(2), 96–107. Retrieved from https://jurnal.stikesbethesda.ac.id/index.php/arreta/article/view/1277

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.