Screening Gangguan Mental Emosional: Depresi, Ansietas, Stres Menuju Sehat Jiwa Pada Mahasiswa Keperawatan Semester I Di Salah Satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta 2020

Penulis

  • Erik Adik Putra Bambang Kurniawan STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta, Indonesia
  • Ruthy Ngapiyem STIKES Bethesda Yakkum , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35913/jk.v7i2.165

Kata Kunci:

Screaning, Emotional Mental Disorders, Mental Health

Abstrak

ABSTRAK

Latar Belakang : Proses transisi dari Sekolah Menengah Atas menuju Perguruan Tinggi merupakan masa-masa yang tidak mudah bagi sebagian mahasiswa semester satu, butuh keterampilan diri dalam penyesuaian dengan lingkungan baru di Perguruan Tinggi. Penyesuaian ini akan menjadi masalah bagi mahasiswa apabila tidak sesuai dengan yang diharapkan, sehingga akan memicu masalah gangguan mental emosional. Untuk mengetahui gambaran masalah gangguan mental emosional dapat dilakukan Screening dengan mengunakan instrument DASS 42. Tujuan: Mengetahui gambaran masalah gangguan mental emosional: depresi, ansietas, dan stres berdasarkan hasil screening gangguan mental emosional untuk menuju mahasiswa sehat jiwa. Metode: Desain penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey deskriptif untuk mendeskripsikan masalah gangguan mental emosional responden.Hasil: Dari total 141 responden, jumlah responden yang mengalami masalah depresi sejumlah 42 responden (30%) yang terbagi dalam kategori depresi ringan 25 responden (18%), depresi sedang 13 responden (9%), dan depresi parah 4 responden (3%). Responden dengan masalah ansietas sejumlah 94 responden (67%) yang terbagi dalam kategori ansietas ringan 25 responden (18%), ansietas sedang 48 responden (34%), ansietas  parah 16 responden (11%), dan ansietas sangat parah 5 responden (4%). Sedangkan responden yang mengalami stres sejumlah 28 responden (20%) yang terbagi dalam kategori stres ringan 19 responden (13%), stres sedang 6 responden (4%), dan stres parah 3 responden (2%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil screaning, responden memiliki masalah gangguan mental emosional berupa depresi, ansietas, dan stres. Saran: Pembimbing akademik  untuk dapat meningkatkan membimbing dan pememantau terkait masalah gangguan mental emosional pada mahasiswa.

Kata kunci:  Screaning, Gangguan Mental Emosional, Sehat Jiwa

Referensi

Halter, M. J. 2014. Varcarolis’ Foundation of Psychiatric Mental HealthNursing. Diakses pada laman http://evolve.elsevier.com/Varcarolis’.
Kaplan, J. B., & Sadock, T, C. 2010. Sinopsis: Psikiatri Ilmu Pengetahuan Perilaku. Psikiatri Klinis Edisi Ketujuh. Jakarta: Bina Rupa Aksara.
Katz, C., Stein, M.B., Sareen, J., 2013. Anxiety Disorders in the DSM-5: New Rules on Diagnosis and Treatment. Mood and Anxiety Disorders Rounds. Canadian Network for Mood and Anxiety Treatments. 2:1-4 (Sarwono, 2010).
Kompas Gramedia. 2017. Perbedaan Perempuan dan Laki-laki Dalam mengelola Stres. Diakses tanggal 11 November 2019 melalui https://www.grid.id/read/04121395/perbedaan-perempuan-dan-laki-laki-saat-mengelola-stres?page=all
Kusumawati F dan Hartono Y. 2010. Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta : Salemba Medika.
Labrague, L.J. 2013. Stress, stressors, stress response of students nurses in a government nursing school. Health Science JournalVol.7. ISSN:1791-809x (Kumar, 2011, p.144).
Maulida, A. 2012. Gambaran Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Program Sarjana Yang Melakukan Konseling Di Badan Konseling Universitas Indonesia. Skripsi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Potter, P.A, Perry, A.G. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik.Edisi 4.Volume 2.Alih Bahasa : Renata Komalasari,dkk.Jakarta:EGC.
Riyadi, Sujono dan Purwanto Teguh. 2013. Asuhan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Graha Ilmu
Santrock, J.W. 2005. Adolescence : Perkembangan Remaja (Edisi Keenam). Jakarta : Erlangga.
Smeltzer, S.C., Bare, B.G., Hinkle, J.L., & Cheever, K.H. 2010. Brunner And Suddarth’s Text Book Of Medical Surgical Nursing. 11th ed. Lippincott Williams & Wilkins, Inc.
Stuart,G.W. 2013. Psyciatric Nursing. (Edisi 10). Jakarta: EGC
________________.2007. Buku SakuKeperawatan Jiwa. (Edisi 5). Jakarta: EGC
Susilowati, T.G ., & Hasanat, U.N. 2011. Pengaruh Terapi Menulis Pengalaman Emosional Terhadap Penurunan Depresi Pada Mahasiswa Tahun Pertama. Jurnal Psikologi. Vol. 38, No. 1, Juni 2011: 92-107
Townsend, M. C. 2009. Psychiatric Mental Healt Nursing : Concepts of Care inEvidence-BasedPractice(6thed.), Philadelphia : F.A. Davis
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 Tentangkesehatan Jiwa
Videbeck, Sheila L. 2011. Buku Ajar Keperawatan Jiwa, Jakarta : EGC

Diterbitkan

2020-04-03

Cara Mengutip

Kurniawan, E. A. P. B., & Ngapiyem, R. (2020). Screening Gangguan Mental Emosional: Depresi, Ansietas, Stres Menuju Sehat Jiwa Pada Mahasiswa Keperawatan Semester I Di Salah Satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta 2020. Jurnal Kesehatan, 7(2), 64–74. https://doi.org/10.35913/jk.v7i2.165

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.