PENERAPAN MUSIK KLASIK UNTUK MENURUNKAN TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN
Kata Kunci:
Tanda – Gejala, Terapi musik klasik, pasien halusinasiAbstrak
Halusinasi merupakan suatu bentuk persepsi sensorik palsu yang tidak terkait dengan rangsangan eksternal nyata dan dapat melibatkan salah satu panca indera. Halusinasi yang tidak ditangani secara baik kondisinya dapat memburuk dan dapat menimbulkan resiko terhadap keamanan diri klien sendiri, orang lain dan juga lingkungan sekitar. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk membantu klien halusinasi menurunkan tanda – gejala halusinasi adalah aktivitas terjadwal yang ada dalam stategi pelaksanaan. Aktivitas terjadwal yang dipilih adalah terapi musik klasik.. Angka kejadian halusinasi di RSJD Surakarta pada bulan Januari didapatkan sebanyak 3481 pasien yang mengalami halusinasi. Jenis dan desain dalam penelitian ini adalah deskriptif, tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi dengan sampel 1 responden di RSJD Surakarta. Hasil persentase rata – rata tanda – gejala sebelum diberikan terapi musik yaitu 72,7%, dan hasil persentase rata – rata tanda – gejala sesudah diberikan terapi musik 18,5%. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan terapi klasik musik terjadi penurunan pada subyek. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada penerapan antara pemberian terapi musik klasik terhadap penurunan tanda dan gejala pada pasien halusinasi pendengaran di ruang rawat inap Abimanyu di RSJD Surakarta.
