UPAYA MENURUNKAN TEKANAN DARAH DENGAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN HIPERTENSI
Kata Kunci:
Tekanan Darah, Terapi Relaksasi Otot Progresif, HipertensiAbstrak
Latar Belakang : Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang lebih dari normal, yang ditunjukkan dengan nilai sistole dan nilai diastole berkisar 140/ 90 mmHg atau lebih. Penyakit hipertensi dapat dikendalikan dengan mengubah gaya hidup, pemberian obat antihipertensi, dan terapi relaksasi otot progresif. Dari data profil kesehatan di Gunung Kidul pada tahun 2020 jumlah estimasi laki-laki dan perempuan penderita hipertensi berusia ≥ 15 tahun yaitu sebanyak 102,969 dengan penderita hipertensi laki-laki 49,940 dan perempuan 53,029. Tujuan : mendeskripsikan bagaimana upaya menurunkan tekanan darah dengan terapi relaksasi otot progresif pada pasien hipertensi di RSUD Wonosari. Metode : pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Pemberian prosedur terapi relaksasi otot progresif dengan mengukur tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan 1 kali sehari selama 3 hari tanggal 16-18 April 2022. Hasil : didapatkan hasil setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif selama 3 hari mampu membantu terapi farmakologi dalam menurunkan tekanan darah yaitu rata-rata 8-33 mmHg pada tekanan darah sistolik dan 8-24 mmHg pada tekanan darah diastolik hingga hari ketiga. Kesimpulan : terapi relaksasi otot progresif mampu membantu terapi farmakologi dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
