Peningkatan Peran Keluarga Sebagai Pengawas Menelan Obat TB Paru Melalui Program Mini School Berbasis Family Centered Empowerment Model
Keywords:
Family Centered Emporement Model, Keluarga, Mini School, PMO, TB ParuAbstract
Ketidakpatuhan terhadap terapi menjadi masalah utama yang sering dihadapi oleh keluarga sebagai pengawas menelan obat pada pasien tuberkulosis (TB). Penguatan peran pengawas ini menjadi kunci keberhasilan pengobatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberdayaan keluarga sebagai pengawas menelan obat dalam mendampingi pasien TB paru melalui program Mini School berbasis Family Centered Empowerment Model. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 30 orang keluarga PMO Tb paru dalam 4 sesi pertemuan tentang pemahaman TB paru, pentingnya minum obat, efek samping obat, pencegahan penularan, pemantauan pengobatan, serta komunikasi dan dukungan psikososial bagi pasien. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan efikasi diri keluarga PMO setelah mengikuti kegiatan mini school selama masa pengobatan, mengenali masalah terkait terapi, serta mendorong kepatuhan pasien hingga pengobatan selesai. Family Centered Empowerment Model melalui Mini School menjadi strategi promotif dan preventif yang dapat memperkuat keterlibatan keluarga dalam pengendalian TB paru di masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Loriza Sativa Yan, Syarbaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
