Pemberdayaan Kader PELITA dalam Meningkatkan Perencanaan Kehamilan Sehat, Deteksi Dini Kehamilan, dan Keluarga Berencana Berkelanjutan di Desa Lengkongjaya
Keywords:
pemberdayaan kader, kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan sehat, deteksi dini kehamilan, keluarga berencanaAbstract
Rendahnya cakupan kunjungan antenatal pertama (K1) di Desa Lengkongjaya menunjukkan belum optimalnya deteksi dini kehamilan dan pendampingan kesehatan reproduksi berbasis masyarakat. Pengabdian ini bertujuan memberdayakan kader kesehatan melalui program KADER PELITA (Kader Peduli Perencanaan Kehamilan, Deteksi Dini Kehamilan, dan Keluarga Berencana Berkelanjutan). Program dilaksanakan pada Juni 2026 melalui identifikasi masalah menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth), pelatihan 15 kader, pendataan sasaran, pendampingan, serta pengembangan sistem koordinasi dan pelaporan berbasis WhatsApp dan Google Form. Program membentuk KADER PELITA, sistem pelaporan digital yang terintegrasi dengan bidan desa, serta basis data 1.650 wanita usia subur, 1.096 pasangan usia subur, 134 pasangan yang merencanakan kehamilan, dan 25 ibu hamil sebagai sasaran pendampingan. Sistem tersebut mempercepat pelaporan ibu hamil baru dan memperkuat koordinasi kader dengan bidan desa. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader yang didukung digitalisasi berpotensi memperkuat continuum of care kesehatan reproduksi di tingkat desa. Evaluasi jangka panjang diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap cakupan ANC K1 dan indikator kesehatan ibu lainnya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Irfa Nur Faujiah, Annisa Rachmidini, Anisa Fitria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
